
.
.

Mataxpost | MERANTI – Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Syaifi Hasan, meninjau progres pembangunan duiker di Jalan Pelajar, tepatnya di simpang Puskesmas Alahair, Selasa (10/2/2026). Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur daerah. (02/03)
Syaifi Hasan yang juga menjabat Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti menyampaikan bahwa pembangunan duiker tersebut merupakan kebutuhan mendesak masyarakat karena jalan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dilalui warga.
Menurutnya, kerusakan duiker sejak pertengahan Desember 2025 lalu sempat menghambat kelancaran lalu lintas, tidak hanya bagi warga sekitar, tetapi juga masyarakat dari kecamatan lain yang melintasi kawasan tersebut.
βHasil peninjauan di lapangan, progres pekerjaan sejauh ini berjalan cukup baik dan sesuai dengan perencanaan,β ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan langsung diperlukan untuk memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan target waktu yang telah ditetapkan. Dalam kesempatan itu, Syaifi Hasan juga mengapresiasi peran konsultan pengawas dan pejabat pelaksana kegiatan (PPK) yang dinilai aktif melakukan pengawasan di lapangan.
Syaifi Hasan berharap pihak rekanan dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, mengingat Jalan Pelajar merupakan jalur utama yang menghubungkan wilayah Tebingtinggi, Tebingtinggi Barat, dan kecamatan lainnya. Ia juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepulauan Meranti memberikan perhatian serius agar pembangunan dapat diselesaikan sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia, ST, sebelumnya menyatakan bahwa rehabilitasi duiker tersebut merupakan arahan langsung Bupati Kepulauan Meranti karena menyangkut kepentingan masyarakat luas.
Rehabilitasi Duiker Jalan Pelajar Desa Alahair resmi dimulai pada Kamis (29/1/2026) dan dibiayai melalui APBD Kepulauan Meranti sebesar Rp233.480.000. Duiker dibangun dengan panjang sekitar 18 meter, lebar 2 meter, dan kedalaman 1,8 meter, menggunakan material semen VC 20 dan besi tulangan berdiameter 12 milimeter.
Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Seagull Pasific melalui metode Penunjukan Langsung (PL) dengan masa pengerjaan 60 hari kalender. Selama proses pembangunan berlangsung, akses di simpang Puskesmas Alahair ditutup sementara dan masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif.
Tidak ada komentar