
.


Mataxpost | Riau, – Direktur PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) Ida Yulita Susanti SH MH, beserta jajaran melakukan kunjungan lapangan pada 6 Januari 2025 untuk memantau langsung kondisi operasional PT SPR Langgak pasca terhentinya aliran listrik akibat meledaknya pipa gas milik PT. TGI di area PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). (07/01)
Kunjungan tersebut dipimpin Direktur Utama PT SPR Ida Yulita Susanti dan didampingi Direktur PT SPR Langgak Sukamto serta General Manager Satia Manik

Direksi turun langsung ke lapangan untuk memastikan dampak insiden meledaknya pipa gas PHR terhadap operasional SPR Langgak.
“Padamnya suplai listrik menyebabkan 27 sumur produksi yang selama ini menjadi andalan lifting tidak dapat beroperasi,β ujar Ida Yulita Susanti.
Insiden meledaknya pipa gas yang memasok energi ke turbin gas PHR berdampak langsung terhadap suplai listrik di wilayah operasi SPR Langgak.
Akibat padamnya listrik tersebut, seluruh 27 sumur produksi yang selama ini menjadi tulang punggung lifting minyak terpaksa berhenti beroperasi total.
Hingga awal Januari 2025, tidak ada produksi yang dapat dilakukan karena seluruh sistem operasi bergantung pada ketersediaan listrik.

Direksi memastikan penghentian produksi ini bukan disebabkan oleh kelalaian internal perusahaan, melainkan murni akibat gangguan eksternal yang berasal dari insiden infrastruktur energi milik PHR.
Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pencapaian target produksi, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Di tengah terganggunya operasional, PT SPR juga tengah menghadapi tantangan besar dalam pengembangan usaha serta penyelesaian berbagai persoalan bisnis dan hukum yang sedang berjalan.
Situasi tersebut dinilai membutuhkan fokus dan konsentrasi penuh Direksi agar langkah-langkah strategis perusahaan dapat dijalankan secara optimal dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
βDalam kondisi saat ini, SPR menghadapi tantangan besar dalam pengembangan usaha, bisnis, dan penyelesaian persoalan hukum. Situasi ini menuntut fokus dan konsentrasi penuh Direksi agar langkah-langkah strategis dapat dijalankan sesuai aturan,β lanjut Ida.
Direksi PT SPR meminta kepercayaan dari Plt Gubernur Riau selaku pemegang saham serta masyarakat Provinsi Riau agar manajemen dapat bekerja secara profesional dan fokus dalam menghadapi situasi krusial ini.
βKami meminta kepercayaan kepada Plt gubernur dan masyarakat agar Direksi dapat menjalankan tanggung jawab secara profesional dan fokus,β tutup Ida.
Direksi menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas amanah yang diberikan serta menyatakan kesiapan untuk dievaluasi sesuai mekanisme hukum apabila dinilai tidak mampu menjalankan tugas secara benar.

Tidak ada komentar