MENU Sabtu, 14 Mar 2026
x
. . .

Kapolda Riau Tegaskan, Menjaga Alam Sama dengan Menjaga Masa Depan

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Jan 2026 23:12

Mataxpost | Pekanbaru – Memasuki tahun 2026, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melanjutkan semangat menjaga alam melalui program Green Policing. Program ini tidak hanya diterapkan di lingkungan internal kepolisian, tetapi juga menjangkau masyarakat hingga tingkat sekolah. (02/01)

Praktik pelestarian lingkungan ini telah dilakukan Kapolda Riau sejak awal menjabat pada Maret 2025, ketika ia pertama kali menggaungkan konsep Green Policing.

Green Policing merupakan strategi kepolisian yang mengintegrasikan aspek pelestarian lingkungan ke dalam tugas kepolisian, salah satunya melalui penanaman pohon.

Program ini menjadi pendekatan humanis untuk menangani persoalan lingkungan di Provinsi Riau, yang hampir 80 persen permasalahannya berakar dari isu lingkungan.

Irjen Herry Heryawan mendorong komunitas pentahelix gabungan pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media untuk bersama-sama menjaga alam.

“Kita harus membuat terobosan yang punya nilai-nilai ekologis. Kita sayang, cinta kepada alam, alam akan cinta kepada kita. Kita jaga alam, maka alam akan menjaga kita,” ujar Irjen Herry Heryawan.

Menurut jenderal bintang dua ini, menanam pohon berarti menanam harapan, sekaligus menjaga keberlangsungan generasi mendatang.

“Menanam pohon sama dengan menanam harapan. Satu pohon yang kita tanam hari ini akan memberikan dampak nyata bagi generasi yang akan datang,” tambahnya.

Dalam upaya menjaga lingkungan di Bumi Lancang Kuning, Kapolda Riau menekankan pentingnya pendekatan bottom-up, bukan sekadar perintah dari atas. Kesadaran kolektif harus dibangun mulai dari PAUD, TK, hingga sekolah dasar.

“Kita harus melihat dampak masalah yang terjadi, dan di sini 80 persen adalah masalah lingkungan. Semua pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah, harus digandeng untuk membangun kesadaran kolektif,” jelas Irjen Herry Heryawan.

Langkah pelestarian lingkungan Polda Riau ini juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya menjaga alam. Saat bertemu korban bencana di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12/2025), Presiden Prabowo mengatakan:

“Negara kita sangat besar, indah, dan makmur, tapi kita harus waspada terhadap alam. Alam harus kita hormati, jaga, dan rawat. Tidak boleh kita rusak alam.”

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    x