
.
.
.


Mataxpost | Pekanbaru,- WaliKota Agung Nugroho beserta jajaran langsung turun ke lokasi kebakaran yang terjadi di Kampung Pelita Pantai Anggron, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh, pada Sabtu (4/1). Kebakaran sekira pukul 11 .00 siang tersebut menghanguskan dua unit rumah dan satu warung milik warga.
Berdasarkan informasi awal di lapangan, api diduga berasal dari obat nyamuk yang menyambar bahan mudah terbakar. Penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Setibanya di lokasi, Wali Kota Agung Nugroho memastikan penanganan darurat berjalan cepat. Ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memberikan perhatian penuh kepada korban kebakaran.
Agung mengusulkan agar pemerintah membantu membangunkan kembali rumah warga yang menjadi korban, sehingga mereka tidak terlalu lama berada dalam kondisi serba terbatas.

Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan apresiasi atas kinerja damkar.
βSaya mengapresiasi petugas pemadam yang bergerak cepat sehingga api bisa segera dikendalikan,β ujarnya di lokasi kejadian.
Dalam kunjungannya, Agung Nugroho menegaskan komitmen pemerintah kota untuk membantu warga yang terdampak.
βKorban kebakaran akan kita carikan solusi terbaik. Jika memungkinkan, rumah mereka akan kita bangunkan kembali agar tidak terlalu lama dalam kondisi sulit,β katanya.
Ia juga memberikan instruksi langsung kepada jajaran pemerintah daerah.
βSaya perintahkan Plt Sekdako Ingot untuk segera menyiapkan solusi bantuan bagi korban. Lurah Pesisir juga saya minta mendata seluruh warga yang terdampak secara lengkap,β tegasnya.
Menurutnya, dukungan terhadap warga terdampak menjadi prioritas, terutama untuk memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.
Agung Nugroho juga memberikan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran yang dinilai sigap dalam merespons kejadian ini. Berkat kesigapan tim di lapangan, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lainnya yang berada cukup berdekatan.
Pemerintah kota saat ini masih mendata jumlah kerugian material serta memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pendataan terhadap korban dilakukan bersama perangkat kelurahan dan kecamatan untuk memastikan bantuan dapat segera disalurkan.
Pemerintah berencana menyiapkan solusi jangka pendek dan panjang bagi warga terdampak, termasuk dukungan logistik, hunian sementara, serta opsi pembangunan kembali rumah yang terbakar.
Agung menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan membiarkan korban menghadapi dampak bencana seorang diri, dan seluruh proses penanganan akan dilakukan secara terkoordinasi. (Adv)

Tidak ada komentar