
.
Mataxpost | Pekanbaru,- Seperti diberitakan oleh media akhir-akhir ini, bahwa Bank Riau Kepri Syari’ah (BRKs) batal memberikan pinjaman sebesar 400 M kepada pemerintah daerah Kepri mendapat perhatian dari kalangan aktivis Mahasiswa Riau. (05/02)
Ghulam Zaky Ketua PKC PMII Riau menyatakan, Gubernur Riau sebagai pemegang saham mayoritas harus mengevaluasi Direksi BRKS karena dianggap gagal melaksanakan tugasnya dan tidak mampu menumbuh kembangkan Bank Riau sebagai simbol kejayaan Riau.
“Dengan alasan apapun ini sangat memalukan, Pemprov Kepri itu adalah salah satu pemegang saham, seharusnya Bank Riau Kepri Syari’ah memberikan pinjaman kepada mereka apalagi tujuan pembiayaan itu untuk pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Pemprov Kepri demi mewujudkan kesejahteraan rakyatnya”. Ungkap Mahasiswa UNILAK ini.
“Tidak lengkapnya struktur organisasi hari ini bukan alasan untuk menolak pinjaman tersebut dan juga batasan pinjaman hanya 50 M itu merupakan alasan kamuplase saja karena itu hanya aturan internal, karena batasan pinjaman merupakan keputusan internal yang bisa dirubah, ini bukti bahwa direksi yang ada saat ini tidak mampu”. Terang Zaky
“Dari pinjaman 400 milyar itu seharusnya BRKS mendapatkan keuntungan atau margin yang besar dan pinjaman oleh pemerintah itu dibolehkan serta dijamin oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku”. Sambung Ketua PMII Riau.
“Gubri harus evaluasi Helwin Yunus sebagai Direktur Pembiayaan dan PLT Dirut serta Restu sebagai Direktur Kepatuhan karena pemegang saham saja ditolak, lantas bagaimana dengan masyarakat pengusaha kita nantinya yang akan meminjam karena butuh pembiayaan yang besar.
Ini bisa menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat kepada BRKs nantinya”. Jelas aktivis Mahasiswa ini.
“Saya lihat mereka (Direksi) cari aman saja, kalau seperti ini mental mereka wajar saja Laba dan Deviden tidak mencapai target” sambung beliau.
“Kami berharap Pak PLT Gubernur Riau bisa menunjuk putra-putra terbaik Riau untuk menjadi Direksi kedepannya serta mampu mewujudkan BRKS sebagai kebanggaan Masyarakat Riau dan menjadi salah satu Bank yang besar dan maju. Tutup Ghulam Zaky.
Tidak ada komentar