Mataxpost | Pekanbaru β Sebuah video yang diduga menampilkan kegiatan kontes waria di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Pekanbaru beredar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Video tersebut disebut-sebut terjadi di THM New Paragon yang berlokasi di Jalan Sultan Syarif Qasim, Kelurahan Rintis, Kecamatan Lima Puluh, dan sontak memantik perbincangan hangat di tengah masyarakat pekanbaru (01/02)
Dalam video singkat yang diunggah pada Selasa (26/01/2026) itu, tampak sejumlah orang yang diduga waria mengenakan kostum bernuansa merah tengah berkumpul di salah satu ruangan THM. Suasana ruangan terlihat ramai dengan pencahayaan khas hiburan malam.
Pada rekaman tersebut juga terlihat momen penyerahan piala kepada salah satu peserta, sehingga memunculkan dugaan kuat adanya penyelenggaraan sebuah kontes di lokasi tersebut.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @welia398 dengan keterangan bertuliskan, βPesta waria di Pekanbaru, tolong jangan dinormalisasikan.β Unggahan itu dengan cepat menyebar, dibagikan ulang oleh banyak akun lain, dan menuai ribuan komentar dari warganet dengan beragam tanggapan.
Sebagian besar komentar warganet menyampaikan penolakan dan keprihatinan. Banyak yang menilai dugaan kegiatan tersebut tidak sejalan dengan nilai agama dan adat Melayu yang selama ini menjadi identitas masyarakat Pekanbaru.
Tak sedikit pula yang mendesak pemerintah daerah serta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan klarifikasi dan penindakan agar polemik tidak berlarut-larut.
Viralnya video ini turut memunculkan pertanyaan publik terkait pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam di Pekanbaru.
Masyarakat menilai perlu adanya penegakan aturan yang lebih konsisten agar aktivitas usaha hiburan tidak melampaui batas norma dan ketentuan yang berlaku, serta tidak menimbulkan keresahan sosial di tengah masyarakat.
Sorotan semakin menguat mengingat peristiwa ini terjadi menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Banyak pihak menilai momentum tersebut seharusnya menjadi waktu bagi pemerintah daerah untuk menertibkan aktivitas hiburan malam dan menjaga suasana kota tetap kondusif, sebagai bentuk penghormatan terhadap kekhusyukan ibadah umat Islam.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola THM New Paragon maupun dari Pemerintah Kota Pekanbaru terkait kebenaran video yang beredar tersebut.
Publik masih menunggu langkah klarifikasi, penelusuran, serta sikap tegas dari pihak berwenang guna memastikan apakah benar terjadi pelanggaran dan bagaimana tindak lanjut yang akan diambil.
Tidak ada komentar