Mataxpost | Pekanbaru,- Kejaksaan Negeri Pekanbaru menggeledah Kantor DPRD Kota Pekanbaru pada Jumat, 12 Desember 2025, terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Sekretariat DPRD Pekanbaru. (14/12)
Penggeledahan yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB itu berlangsung hingga petang dan menyasar sejumlah ruangan strategis di sekretariat dewan.
Dalam operasi yang dipimpin Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Pekanbaru, Niky Junismero, penyidik menyita tiga boks berisi dokumen serta sejumlah perangkat elektronik yang diduga berkaitan langsung dengan perkara.
Jaksa juga mengamankan seorang honorer berinisial JA yang diketahui merupakan ajudan Sekretaris DPRD Pekanbaru, Hambali Nanda Manurung.
Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik menemukan uang tunai sebesar Rp50 juta yang disimpan di dalam jok sepeda motor milik JA.
Selain uang tunai, sejumlah stempel turut diamankan dan diduga berkaitan dengan aktivitas administrasi di Sekretariat DPRD Pekanbaru. JA kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik.
Pelaksana Tugas Kepala Seksi Intelijen Kejari Pekanbaru, Adhi Thya Febricar, membenarkan adanya penggeledahan, penyitaan, serta pengamanan terhadap JA.
Ia menyebutkan bahwa hingga kini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan dan status hukumnya akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan. βTim masih bekerja,β ujarnya singkat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perkara ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran Sekretariat DPRD Pekanbaru Tahun Anggaran 2024.
Penyidikan difokuskan pada pelaksanaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) serta anggaran makan dan minum yang diduga tidak sesuai ketentuan.
Sebelumnya, Sekretaris DPRD Pekanbaru Hambali Nanda Manurung telah diperiksa penyidik pada Selasa, 7 Oktober 2025. Usai menjalani pemeriksaan, ia enggan memberikan keterangan kepada awak media dan langsung meninggalkan kantor kejaksaan.
Seiring ditemukannya dugaan peristiwa pidana, Kejari Pekanbaru resmi meningkatkan status perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan dan terus mengumpulkan alat bukti guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Tidak ada komentar