[gnpub_google_news_follow]

BENGKALIS – Keindahan budaya Melayu yang ditampilkan Kabupaten Bengkalis kembali mencuri perhatian pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi.
Melalui perahu hias bertema Datuk Laksamana, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berhasil menampilkan kekayaan budaya, sejarah, dan identitas maritim yang memukau ribuan masyarakat yang memadati tepian Sungai Kuantan.
Penampilan perahu hias tersebut menjadi salah satu atraksi paling menarik dalam parade budaya yang digelar sebagai bagian dari rangkaian pembukaan MTQ. Ornamen bernuansa Melayu yang dipadukan dengan pencahayaan artistik menghadirkan panorama memikat di atas aliran Sungai Kuantan.
Perahu hias Bengkalis tidak hanya mendapat sambutan hangat dari masyarakat, tetapi juga menarik perhatian Menteri Agama Republik Indonesia beserta tamu undangan yang hadir menyaksikan parade tersebut.
Kehadiran perahu dengan ikon Datuk Laksamana menjadi simbol kuat sejarah maritim Bengkalis yang sejak dahulu dikenal sebagai wilayah strategis di pesisir Selat Malaka.
Desain perahu menampilkan berbagai elemen budaya Melayu, mulai dari ukiran khas, motif tradisional, hingga ornamen yang menggambarkan kejayaan maritim Bengkalis.
Seluruh unsur tersebut dipadukan secara harmonis sehingga mampu memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis memanfaatkan momentum MTQ bukan hanya sebagai ajang syiar Islam, tetapi juga sebagai media promosi budaya dan pariwisata daerah.
Melalui parade perahu hias ini, Bengkalis menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi daya tarik visual, perahu hias Datuk Laksamana juga mengandung pesan tentang pentingnya menjaga warisan budaya Melayu agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Nilai-nilai sejarah yang melekat pada sosok Datuk Laksamana diharapkan dapat terus dikenalkan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas masyarakat Bengkalis.
Partisipasi Kabupaten Bengkalis dalam parade budaya MTQ ke-44 Riau merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat citra Bengkalis sebagai daerah yang kaya akan tradisi Melayu.
Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi parade menjadi bukti bahwa pertunjukan budaya masih memiliki daya tarik yang kuat. Ribuan pasang mata tampak mengabadikan kemegahan perahu hias Bengkalis menggunakan telepon genggam mereka, sementara tepuk tangan dan sorak kagum mengiringi setiap lintasan perahu di Sungai Kuantan.
Melalui keikutsertaan dalam parade budaya ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap potensi budaya, sejarah, dan pariwisata daerah semakin dikenal luas. Dengan demikian, Bengkalis tidak hanya dikenal sebagai daerah yang berprestasi dalam MTQ, tetapi juga sebagai salah satu pusat kebudayaan Melayu yang terus menjaga dan mengembangkan warisan leluhurnya.
Tidak ada komentar