[gnpub_google_news_follow]



ENGKALIS – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang semakin marak di era digital.
Menurutnya, kemajuan teknologi dan media sosial hendaknya dimanfaatkan secara bijak sebagai sarana meningkatkan kualitas diri, memperkuat keimanan, serta memperbanyak amal kebajikan, bukan sekadar mengejar tren dan pengakuan.
Kegiatan keagamaan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Bengkalis yang menghadirkan tausiah dan pesan-pesan keagamaan sebagai sarana meningkatkan keimanan serta memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial.
Menurutnya, masyarakat perlu memiliki keseimbangan dalam kehidupan, yaitu berusaha meraih keberhasilan di dunia namun tetap menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman utama.
“Dalam menjalani kehidupan ini, kita harus mampu menyeimbangkan antara kepentingan dunia dan akhirat. Jangan sampai kesibukan mengejar dunia membuat kita melupakan kewajiban sebagai umat beragama,” ujar Kasmarni.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai fenomena sosial yang berkembang di era digital, termasuk budaya ikut-ikutan atau fear of missing out (FOMO) yang dapat membuat seseorang kehilangan arah apabila tidak disikapi dengan bijak.
Ia mengajak masyarakat untuk selalu mengedepankan nilai agama, menjaga akhlak, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT dalam setiap aktivitas kehidupan.
Kasmarni menyampaikan bahwa tabligh akbar bukan hanya menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian antar sesama, serta memperkuat persatuan masyarakat Kabupaten Bengkalis.
“Kita berharap melalui kegiatan seperti ini dapat semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat, sehingga pembangunan yang kita lakukan mendapat keberkahan dari Allah SWT,” ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tabligh akbar tersebut.
Menurutnya, dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan daerah yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan.
Kegiatan Tabligh Akbar Hari Jadi ke-514 Bengkalis tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang hadir untuk mengikuti tausiah.
Melalui momentum Hari Jadi ke-514 Bengkalis, Bupati Kasmarni berharap seluruh masyarakat dapat terus memperkuat kebersamaan, menjaga nilai-nilai agama, dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah dan gemilang.

Tidak ada komentar