[gnpub_google_news_follow]



BENGKALIS – Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso mengajak mahasiswa untuk ikut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan kawasan mangrove sebagai salah satu kekayaan alam yang memiliki peran penting bagi wilayah pesisir.
Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati saat menghadiri kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan dan penguatan kepedulian generasi muda terhadap keberlangsungan ekosistem pesisir.
Menurut Bagus Santoso, mahasiswa sebagai kelompok intelektual muda memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, inovasi, dan gerakan nyata dalam menjaga lingkungan.
Ia menilai, keberadaan mangrove tidak hanya memiliki manfaat ekologis, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat yang berada di kawasan pesisir.
“Mangrove adalah benteng alami yang harus kita jaga bersama. Mahasiswa memiliki peran penting untuk ikut mengedukasi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan,” ujar Bagus Santoso.
Wakil Bupati menjelaskan, Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu daerah yang memiliki kawasan pesisir cukup luas dengan potensi mangrove yang besar. Kondisi tersebut menjadi kekuatan daerah yang harus dikelola secara bijak dan berkelanjutan.
Menurutnya, kerusakan kawasan mangrove dapat memberikan dampak terhadap lingkungan, seperti meningkatnya risiko abrasi, terganggunya habitat biota laut, serta berkurangnya keseimbangan ekosistem pesisir.
Karena itu, Bagus Santoso mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, organisasi kepemudaan, komunitas lingkungan, dan masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjaga keberadaan hutan mangrove.
Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan yang dilakukan mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan, karena menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap isu-isu pembangunan berkelanjutan.
“Generasi muda harus tampil menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan kondisi alam yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Selain menjaga lingkungan, Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa pengelolaan mangrove secara baik dapat membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat, termasuk melalui sektor wisata berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai program yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan serta melibatkan berbagai pihak dalam menjaga kawasan pesisir.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat, diharapkan keberadaan mangrove di Kabupaten Bengkalis dapat terus terjaga serta memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Tidak ada komentar