[gnpub_google_news_follow]
x

Mahasiswa KKN UNP Nagari Indudur Laksanakan Edukasi Pencegahan Stunting Berbasis Aplikasi Augmented Reality (AR)

waktu baca 3 menit
Minggu, 2 Agu 2026 17:51

Solok,- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Nagari Indudur, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, melaksanakan salah satu program kerja unggulan bertajuk *“Edukasi Pencegahan Stunting Berbasis Aplikasi Augmented Reality”* pada Senin, 13 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di *Postu (Pos Pelayanan Terpadu) Nagari Indudur* sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting.

Program kerja ini merupakan hasil *kerja sama seluruh anggota kelompok KKN* dengan memanfaatkan teknologi *Augmented Reality (AR)* sebagai media edukasi yang interaktif dan menarik.

Aplikasi Augmented Reality yang digunakan dalam kegiatan ini *dibuat dan dikembangkan oleh Nico Danuarta, mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika*, sebagai bagian dari kontribusinya dalam mendukung program kerja kelompok.

Sementara itu, anggota kelompok lainnya berperan dalam penyusunan konsep kegiatan, materi edukasi, persiapan media, koordinasi, serta pelaksanaan edukasi di lapangan.

Melalui aplikasi Augmented Reality tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai stunting, mulai dari pengertian, faktor penyebab, dampak, hingga langkah-langkah pencegahannya.

Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat membuat penyampaian informasi kesehatan menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Selain menggunakan aplikasi Augmented Reality, mahasiswa KKN juga menyediakan *banner edukasi stunting* sebagai media informasi pendukung. Banner tersebut memuat informasi dan pesan edukatif mengenai stunting sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi melalui media visual yang sederhana dan informatif.

Aplikasi dan banner tersebut menjadi bagian dari rangkaian media edukasi yang dirancang dan dipersiapkan secara bersama oleh kelompok KKN.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.

Melalui kegiatan edukasi tersebut, mahasiswa berupaya mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pola hidup sehat, pemenuhan gizi, serta perhatian terhadap tumbuh kembang anak.

Ketua Kelompok KKN Nagari Indudur, *Fahrel Maulanna*, menyampaikan bahwa program ini merupakan hasil kreativitas dan kerja sama seluruh anggota kelompok dalam menghadirkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, penggunaan teknologi Augmented Reality yang dipadukan dengan banner edukasi diharapkan dapat menjadi cara baru dalam menyampaikan informasi mengenai stunting secara lebih menarik dan mudah diterima.

Dalam prosesnya, setiap anggota kelompok memiliki peran masing-masing dalam menyukseskan program kerja ini. *Nico Danuarta bertanggung jawab dalam pembuatan dan pengembangan aplikasi Augmented Reality*,

Sementara anggota kelompok lainnya berkontribusi dalam penyusunan materi, desain dan persiapan banner, persiapan kegiatan, serta pelaksanaan edukasi kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk nyata kerja sama kelompok dalam menghasilkan program yang inovatif dan bermanfaat.

Program kerja ini juga mendapat arahan dan pendampingan dari *Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Zulbahri, S.Pd., M.Pd.* Dukungan dan pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan agar program yang dijalankan mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nagari Indudur.

Melalui kegiatan *“Edukasi Pencegahan Stunting Berbasis Aplikasi Augmented Reality”*, mahasiswa KKN UNP Nagari Indudur berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi sebagai media edukasi.

Dengan menggabungkan *aplikasi Augmented Reality, banner edukasi, serta kontribusi seluruh anggota kelompok*, program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat dan mendukung upaya menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x