[gnpub_google_news_follow]



BENGKALIS – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis menyampaikan jemputan atau undangan pelaksanaan Kenduri Adat sempena Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis kepada Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni.
Penyampaian jemputan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan Kenduri Adat sebagai salah satu kegiatan penting dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Bengkalis.
Jemputan disampaikan oleh jajaran pengurus LAMR Kabupaten Bengkalis sebagai bentuk penghormatan sekaligus memperkuat hubungan antara lembaga adat dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menjaga serta melestarikan adat dan budaya Melayu.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kasmarni menyambut baik penyampaian jemputan Kenduri Adat yang dilakukan oleh LAMR Kabupaten Bengkalis.
Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada LAMR dan seluruh tokoh adat yang terus berkomitmen menjaga keberadaan adat Melayu sebagai bagian dari identitas masyarakat Negeri Junjungan.
Menurut Bupati, adat dan budaya merupakan warisan berharga yang harus terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi penerus.
“Adat merupakan jati diri dan marwah daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus mendukung berbagai upaya pelestarian adat dan budaya Melayu,” ujar Kasmarni.
Bupati menegaskan bahwa keberadaan lembaga adat memiliki peran penting dalam memberikan tuntunan sosial, menjaga nilai-nilai budaya, serta memperkuat persatuan masyarakat.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan LAMR dapat terus berjalan dengan baik dalam berbagai bidang, terutama dalam menjaga nilai-nilai luhur budaya Melayu.
Sementara itu, jajaran LAMR Kabupaten Bengkalis menyampaikan bahwa Kenduri Adat Hari Jadi ke-514 Bengkalis merupakan momentum untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mengenang sejarah perjalanan Kabupaten Bengkalis serta menghargai jasa para pendahulu yang telah memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah.
Melalui Kenduri Adat tersebut, LAMR berharap nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan semangat menjaga adat Melayu semakin kuat di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan adat sebagai bagian dari upaya menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat karakter masyarakat Bengkalis yang bermarwah dan gemilang.

Tidak ada komentar