[gnpub_google_news_follow]
x

Bupati Kasmarni Resmi Buka Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi ke-514 Bengkalis, Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya

waktu baca 3 menit
Senin, 27 Jul 2026 11:33

BENGKALIS – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi membuka Sepekan Kenduri Adat sempena Hari Jadi ke-514 Bengkalis Tahun 2026. Prosesi pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Bengkalis di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Sabtu (25/7/2026).

Sepekan Kenduri Adat merupakan salah satu rangkaian utama peringatan Hari Jadi ke-514 Bengkalis yang menjadi wadah pelestarian adat, seni, dan budaya Melayu, sekaligus memperkuat jati diri serta semangat kebersamaan masyarakat Negeri Junjungan.

Usai membuka kegiatan, Bupati Kasmarni bersama rombongan meninjau sejumlah stan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut. Kehadiran Bupati mendapat sambutan hangat dari para pelaku UMKM dan masyarakat yang hadir.

Suasana pembukaan Sepekan Kenduri Adat semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya. Sejumlah penampilan yang ditampilkan di antaranya Barongsai, Kuda Lumping, dan Reog. Ragam kesenian tersebut menjadi gambaran harmonisasi keberagaman budaya yang hidup dan berkembang di Kabupaten Bengkalis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis,

Ketua MKA LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri H. Ilham Noer, Ketua DPH LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri Syaukani Al Karim, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Buya Amrizal, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, budayawan, seniman, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada LAMR Kabupaten Bengkalis beserta seluruh pemangku adat, budayawan, seniman, panitia pelaksana, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Sepekan Kenduri Adat.

Menurut Kasmarni, Sepekan Kenduri Adat bukan hanya sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu, memperkuat identitas daerah, sekaligus mewariskan nilai-nilai luhur budaya Melayu kepada generasi penerus.

“Sepekan Kenduri Adat merupakan wadah untuk memperkokoh jati diri masyarakat Melayu, mempererat silaturahmi, serta menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang menjadi warisan leluhur kita,” ujar Kasmarni.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk terus melaksanakan pembangunan yang berpijak pada nilai-nilai adat, seni, budaya, dan kearifan lokal sebagai fondasi dalam mewujudkan daerah yang maju, bermarwah, dan berdaya saing.

Sejalan dengan tema Hari Jadi ke-514 Bengkalis, “Semangat Kebersamaan Mewujudkan Bengkalis Bermarwah dan Gemilang”, Kasmarni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kekompakan, serta menghidupkan semangat gotong royong dalam membangun Negeri Junjungan

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Bupati berharap Sepekan Kenduri Adat juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM, meningkatkan kunjungan wisata, serta memperkenalkan kekayaan adat dan budaya Bengkalis kepada masyarakat yang lebih luas.

“Mari jadikan Hari Jadi ke-514 Bengkalis sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta bersama-sama membangun Bengkalis yang bermarwah dan gemilang,” ajaknya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x