MENU Sabtu, 18 Apr 2026
x
. .

Pujian Rahul Untuk Kapolda Dinilai Melukai Hati Masyarakat Riau dan Salah Alamat

waktu baca 3 menit
Sabtu, 18 Apr 2026 18:16

Mataxpost | Pekanbaru โ€“ Pujian yang disampaikan anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Rahul, terhadap kinerja Polda Riau dalam pengungkapan kasus narkotika kembali menuai sorotan tajam. Warga Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, menilai klaim keberhasilan tersebut tidak sejalan dengan kondisi yang mereka rasakan di lapangan.(18/04)

Sejumlah masyarakat menyebut hingga saat ini belum terlihat adanya penangkapan yang menyasar bandar narkoba besar di wilayah Panipahan. Kondisi ini memicu keraguan terhadap efektivitas penindakan aparat, meskipun di sisi lain sejumlah kasus disebut telah berhasil diungkap.

Warga menilai pernyataan Rahul tidak hanya tidak mencerminkan realitas, tetapi juga melukai rasa keadilan masyarakat Panipahan dan Riau secara umum. Mereka beranggapan pemberantasan narkotika masih belum menyentuh akar persoalan, terutama terkait dugaan jaringan bandar yang dinilai belum tersentuh penegakan hukum.

Di berbagai platform media sosial, reaksi publik pun bermunculan. Komentar bernada skeptis hingga sindiran tajam mewarnai perbincangan. Netizen mempertanyakan konsistensi penegakan hukum serta menyoroti kesenjangan antara klaim keberhasilan dan kondisi nyata di lapangan.

โ€œYang bekerja siapa, yang dapat nama siapa,โ€ tulis salah satu pengguna, mencerminkan kekecewaan terhadap pernyataan tersebut.

Sejumlah komentar masyarakat mewarnai perbincangan terkait pernyataan apresiasi yang disampaikan anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Rahul. Warga menilai apresiasi tersebut seharusnya diberikan kepada masyarakat Panipahan, khususnya emak-emak yang dinilai berani dan nyata bergerak di lapangan.

โ€œSeharusnya yang diapresiasi itu warga, terutama emak-emak yang sudah bertindak langsung,โ€ tulis seorang netizen.

Selain itu, muncul pula pertanyaan kritis dari masyarakat terkait kontribusi yang telah diberikan.

โ€œSelama ini, apa yang sudah dilakukan Rahul untuk masyarakat Riau?โ€ tulis pengguna lainnya.

Warga juga mengingatkan agar apresiasi tidak salah sasaran dan lebih menghargai peran nyata masyarakat dalam menghadapi persoalan narkoba di daerah mereka.

Di sisi lain, situasi di Panipahan sempat memanas setelah aksi demonstrasi warga berujung pada perusakan rumah serta pembakaran barang milik pihak yang diduga terkait peredaran narkoba.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan luas dan menambah tekanan terhadap aparat penegak hukum.

Namun, pasca kejadian itu, masyarakat menilai belum terlihat adanya langkah penindakan lanjutan yang tegas. Hal ini memunculkan berbagai pertanyaan sekaligus kritik terkait keseriusan aparat dalam menangani dugaan jaringan narkoba di wilayah tersebut.

โ€œSituasi ini menimbulkan kesan seolah-olah ada pembiaran. Kami berharap aparat bertindak tegas dan transparan agar tidak muncul kecurigaan di masyarakat,โ€ ujar seorang warga yang tak ingin disebut namanya

Sorotan juga diarahkan kepada jajaran kepolisian daerah, termasuk di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Hery Heryawan sebagai Kapolda Riau, agar segera memberikan kejelasan terkait langkah hukum yang diambil pasca insiden tersebut.

Sejumlah pengamat menilai lambatnya respons atau minimnya informasi resmi berpotensi memicu persepsi negatif di tengah masyarakat, termasuk munculnya dugaan adanya pola perlindungan terhadap pelaku. Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi hal tersebut.

Masyarakat pun mendesak agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan menyeluruh, tidak hanya terhadap dugaan pelaku peredaran narkoba, tetapi juga terkait aksi perusakan yang terjadi, guna memastikan supremasi hukum tetap berjalan dan kepercayaan publik dapat dipulihkan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x