MENU Rabu, 15 Apr 2026
x
. .

Kontroversi PT KIMI: Izin Operasional Cangkang di Pelabuhan Dipertanyakan

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Apr 2026 20:25

Mataxpost | Siakโ€“ Status operasional PT Kharisma Inti Mitra Indonesia (KIMI) di kawasan Pelabuhan Pelindo Regional 1 Terminal Petikemas Perawang, Tualang, Siak, mendapat sorotan dari berbagai instansi terkait.(14/04)

Dugaan sementara menyebutkan PT KIMI, yang bergerak di bidang ekspor-impor cangkang, belum melengkapi perizinan maupun melaporkan aktivitas bongkar di stockpile perusahaan.

Sorotan ini tertuju pada beberapa dinas di Kabupaten Siak yang menangani perizinan sesuai regulasi dan perundang-undangan.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyatakan belum menerima informasi terkait perizinan PT KIMI, termasuk PBG dan AMDAL. Saat ini, perusahaan hanya tercatat memiliki perizinan sub bidang usaha, seperti NIB dan KBLI gudang.

Dinas Perhubungan Kabupaten Siak menyoroti analisis dampak lalu lintas (Andalalin) kendaraan atau transportir yang mengangkut cangkang di kawasan pelabuhan.

Sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Siak menyarankan agar hal terkait lingkungan dapat dikonfirmasi kepada pihak Pelindo.

PT KIMI diketahui hanya mengandalkan perizinan AMDAL milik Pelindo, tanpa memiliki AMDAL perusahaan sendiri, termasuk terkait dampak lingkungan di tepian aliran Sungai Siak.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Siak bertugas menegakkan Peraturan Daerah (Perda) jika terdapat perusahaan yang tidak memiliki perizinan sesuai regulasi.

Menanggapi perizinan PBG, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Siak, Ardi Irfandi, menyatakan instansinya hanya memberikan rekomendasi.

“PBG itu ke kami (PU Siak), tetapi penerbitan izin tetap di DPMPTSP. Kami hanya rekomendasi, sementara sanksi tetap diterbitkan perizinan satu pintu,” ujarnya kepada media, Selasa (14/4/2026).

Sebelumnya, Manager Bisnis Pelindo Regional 1 Pekanbaru, Indra, menyampaikan bahwa PT KIMI hanya bertindak sebagai penyewa lahan.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari manajemen PT KIMI maupun PT Pelindo untuk pemberitaan berikutnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x