MENU Selasa, 14 Apr 2026
x
. .

Peredaran Sabu di Perawang Masih Marak, Warga Minta Aparat Ditertibkan

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Apr 2026 14:46

Mataxpost | Perawang,- Peredaran narkotika jenis sabu dilaporkan masih marak dan berlangsung masif di wilayah Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Berdasarkan pantauan lapangan serta informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, aktivitas peredaran diduga terjadi secara terbuka di sejumlah titik. (14/04)

Beberapa lokasi yang disebutkan warga antara lain berada di sekitar lapangan bola KM 3, Jalan Gajah Mada, sepanjang jalur pipa Caltex Perawang, hingga area yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Polsek Tualang. Warga menilai aktivitas tersebut sudah berlangsung cukup lama dan meresahkan lingkungan.

Sejumlah sumber masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan dugaan adanya keterlibatan oknum aparat dalam melindungi jaringan peredaran narkoba tersebut.

Bahkan, terdapat informasi yang menyebutkan bahwa distribusi barang haram itu diduga turut melibatkan oknum aparat. Selain itu, beredar pula dugaan bahwa narkotika yang beredar berasal dari barang bukti hasil tangkapan kepolisian.

Meski demikian, seluruh informasi tersebut masih bersifat dugaan dan memerlukan pembuktian serta penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Warga berharap aparat penegak hukum, khususnya jajaran Polda Riau, dapat bertindak tegas dan transparan dalam menangani persoalan ini.

Mereka juga mendesak agar dilakukan langkah-langkah konkret seperti tes urine secara dadakam terhadap anggota di lingkungan Polsek Tualang dan Polres Siak, guna memastikan tidak adanya keterlibatan internal.

โ€œKalau memang serius memberantas narkoba, bersihkan dulu aparatnya,โ€ ujar salah seorang warga.

Masyarakat juga menyoroti perlunya pola penindakan yang lebih tegas, termasuk terhadap oknum aparat yang terindikasi terlibat. Mereka menilai langkah seperti yang pernah dilakukan di wilayah Kepulauan Riau, di mana aparat internal yang terlibat turut ditindak, dapat menjadi contoh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan tersebut. Warga berharap laporan dan informasi yang beredar dapat segera ditindaklanjuti demi menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x