
.
.


Mataxpost | Siak, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Siak Sri Indrapura menerima kunjungan kerja Bupati Siak dalam rangka peninjauan kondisi rutan serta memastikan pelayanan dan keamanan berjalan optimal. Kegiatan diawali dengan penyambutan oleh Kepala Rutan beserta jajaran melalui prosesi adat berupa iringan kompang, pengalungan bunga, dan penyematan selempang sebagai bentuk penghormatan. (27/04)


Kunjungan ini turut dihadiri Kapolres Siak, pejabat struktural, pegawai, serta peserta magang. Dalam rangkaian kegiatan, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Arif Fadilah menyampaikan laporan terkait kondisi keamanan, ketertiban, serta pelaksanaan tugas di lingkungan rutan.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan yel-yel dari warga binaan yang mencerminkan semangat pembinaan dan kekompakan selama menjalani masa pidana.


Selanjutnya, Kepala Rutan mendampingi Bupati Siak melakukan peninjauan langsung ke blok hunian serta audiensi bersama warga binaan.
Dialog berlangsung interaktif, dengan penyampaian aspirasi dari warga binaan sekaligus pemberian motivasi agar tetap menjalani pembinaan dengan baik.
Kepala Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura Dedy Krihastoni, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pembinaan meskipun menghadapi kondisi overkapasitas.
โDengan kapasitas ideal 150 orang dan jumlah hunian saat ini mencapai 591 warga binaan, ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Namun seluruh jajaran tetap berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, menjaga keamanan, serta memastikan program pembinaan berjalan optimal,โ ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Siak terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan.
โKami sangat berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah, termasuk rencana pembangunan Rutan baru. Ini menjadi harapan besar bagi kami untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang lebih layak, aman, dan humanis,โ tambahnya.
Sementara itu, Bupati Siakย Afni Z, menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap kondisi overkapasitas yang terjadi di Rutan Siak.
โDari kapasitas ideal 150 orang, saat ini dihuni hingga 591 warga binaan. Kondisi ini menjadi perhatian kami. Pemerintah Kabupaten Siak akan mengajukan proposal ke Kementerian terkait untuk pembangunan Lapas baru, dan kami telah menyiapkan hibah lahan seluas 5 hektare sebagai bentuk komitmen,โ jelas Afni.

Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah dan Rutan Siak dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, aman, dan berintegritas.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi serta dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan di Rutan Siak.

Tidak ada komentar