Mataxpost | Pekanbaruโ Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Pekanbaru Tahun 2027 di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemko, tokoh masyarakat, hingga pihak swasta. Kehadiran Kalapas menjadi bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Agung Nugroho menyebut pembangunan Pekanbaru masih menghadapi tantangan, terutama pemerataan infrastruktur dan pengendalian banjir. Meski demikian, kondisi mulai menunjukkan perbaikan.
โInfrastruktur belum merata, pengendalian banjir masih terus kita perjuangkan. Memang belum tuntas, tapi sekarang surutnya sudah lebih cepat,โ ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, Pemko telah menyelesaikan utang daerah pada tahun pertama kepemimpinannya. Namun, kini dihadapkan pada pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp433 miliar dari pemerintah pusat.
Di sisi lain, Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru meningkat signifikan hingga mencapai Rp1,2 triliun.
Untuk sektor infrastruktur, Pemko telah membangun dan mengaspal 42 kilometer jalan pada 2025, serta menargetkan 50 kilometer tambahan pada 2026. Sementara itu, program Universal Health Coverage (UHC) terus dilanjutkan guna menjamin akses kesehatan masyarakat.
Kalapas Pekanbaru, Yuniarto, menyatakan dukungannya terhadap Musrenbang sebagai forum strategis dalam menyerap aspirasi dan merumuskan arah pembangunan.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan instansi pemasyarakatan, menjadi kunci mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif agar pembangunan Pekanbaru semakin tepat sasaran dan mampu menjawab berbagai tantangan.
Tidak ada komentar