
.
.

Dok: Lapas Kelas IIA PekanbaruMataxpost | Pekanbaru โ Lapas Kelas IIA Pekanbaru masih bersaing di tingkat nasional setelah berhasil masuk dalam 6 besar Lomba Klinik Terbaik yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan 2026. (16/04)

Kantor Wilayah Ditjenpas Riau mengikuti proses verifikasi lapangan yang dilakukan oleh Ditjenpas secara virtual melalui zoom meeting, Rabu (15/04/2026), bertempat di Ruang Rapat Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari usulan Klinik Terbaik yang diajukan oleh Kanwil Ditjenpas Riau melalui Surat Nomor: WP.4.PK.07.01-1229 tertanggal 22 Maret 2026.
Dalam usulan tersebut, Lapas Kelas IIA Pekanbaru bersama Lapas Narkotika Rumbai diikutsertakan sebagai perwakilan, dan berhasil mengantarkan Lapas Kelas IIA Pekanbaru ke tahap enam besar nasional.

Verifikasi dibuka oleh Kasubdit Perawatan Kesehatan Dasar Direktorat Watkeshab Ditjenpas, Pahrul, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas poliklinik secara virtual oleh tim verifikator Ditjenpas.
Dalam penilaian, tim memberikan sejumlah catatan penting, di antaranya menjaga area poliklinik tetap steril dan bebas asap rokok, serta mengoptimalkan ruang tunggu pasien terutama saat kondisi hujan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan.
Selain itu, tim Ditjenpas juga melakukan wawancara dengan jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru, khususnya Kasubsi Bimaswat bersama tim poliklinik, untuk mendalami pengelolaan layanan kesehatan yang telah berjalan.
Terkait pengelolaan Dana Kapitasi BPJS, Ditjenpas menyarankan agar pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 6 Tahun 2022 tentang pemanfaatan dana kapitasi untuk jasa pelayanan kesehatan dan dukungan operasional.
Saat ini, hasil akhir lomba masih menunggu keputusan dari Ditjenpas setelah seluruh tahapan verifikasi selesai dilaksanakan.

Tidak ada komentar