[gnpub_google_news_follow]






Mataxpost | Pekanbaru โ Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Siak Sri Indrapura mengikuti kegiatan penguatan bertajuk “Strategi Tata Kelola Pemasyarakatan Melalui Pemetaan Risiko dan Penguatan Resiliensi Warga Binaan di Provinsi Riau” yang digelar di Ruang Rapat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Pekanbaru, Rabu (22/7/2026).


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) tersebut dihadiri seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Provinsi Riau sebagai upaya memperkuat tata kelola pemasyarakatan yang lebih profesional, modern, dan berbasis manajemen risiko.
Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya penerapan pemetaan risiko sebagai dasar penyusunan program pembinaan bagi warga binaan.
Melalui asesmen yang tepat, pembinaan dapat disesuaikan dengan tingkat risiko dan kebutuhan masing-masing warga binaan sehingga pelaksanaannya menjadi lebih efektif, aman, dan mendukung keberhasilan proses reintegrasi sosial.


Selain pemetaan risiko, materi juga menitikberatkan pada penguatan resiliensi warga binaan. Pendekatan tersebut bertujuan membangun kemampuan warga binaan untuk beradaptasi, bangkit dari berbagai tantangan, serta mengembangkan karakter positif selama menjalani masa pidana.
Diharapkan, penerapan strategi ini mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif sekaligus memperkuat transformasi sistem pemasyarakatan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada pembinaan.
Keikutsertaan Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemasyarakatan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pelaksanaan asesmen yang akurat, serta pembinaan berbasis risiko.
Dengan sinergi yang terus diperkuat bersama seluruh jajaran pemasyarakatan di Provinsi Riau, Rutan Siak menegaskan kesiapan untuk mendukung transformasi pemasyarakatan menuju pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berfokus pada pembinaan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat secara lebih baik.


Tidak ada komentar