


PEKANBARU — Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, menghadiri acara kenal pamit Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau di GOR Presisi Polda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, Minggu (11/10).
Kegiatan tersebut menandai pergantian kepemimpinan Polda Riau dari Komjen Pol. Herry Heryawan kepada Irjen Pol. Arman Achdiat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas institusi dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Provinsi Riau.
Acara itu turut dihadiri Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, jajaran Polda Riau, para kepala daerah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kehadiran Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya koordinasi dan kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan pembangunan di Riau.
Dalam penyampaian pesan dan kesannya, Herry Heryawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjalankan tugas sebagai Kapolda Riau selama kurang lebih dua tahun.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kepedulian terhadap lingkungan hidup dan kelestarian satwa, khususnya gajah Sumatera yang menjadi salah satu satwa ikonik Provinsi Riau.
“Keadilan untuk lingkungan harus diberikan bukan hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada alam semesta dan satwa ikonik Riau,” ujarnya.
Menurut Herry, upaya menjaga keamanan dan ketertiban perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Ia berharap program kepolisian yang mengedepankan perlindungan lingkungan dan pelestarian budaya lokal dapat terus dipertahankan serta dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya.
Sementara itu, Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas pengabdian Herry Heryawan selama memimpin Polda Riau.
Ia juga berharap hubungan kerja sama yang telah terbangun antara kepolisian dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat bersama Kapolda Riau yang baru.
Pemerintah Provinsi Riau menegaskan bahwa berbagai persoalan daerah membutuhkan koordinasi dan penanganan bersama. Tantangan tersebut meliputi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), aktivitas pertambangan emas tanpa izin, pengamanan sumber daya alam, hingga pemeliharaan ketertiban umum.
Dalam konteks tersebut, kesinambungan komunikasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong pembangunan yang memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Pergantian kepemimpinan di Polda Riau diharapkan tidak memutus program dan koordinasi yang telah berjalan. Sebaliknya, momentum ini diharapkan memperkuat kolaborasi antarlembaga agar berbagai persoalan keamanan, sosial, dan lingkungan dapat ditangani secara terarah dan berkelanjutan.
Rangkaian acara kenal pamit ditutup dengan penyerahan cenderamata, foto bersama, dan ramah tamah. Seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib. (Pendam XIX/Tuanku Tambusai)

Tidak ada komentar