Network
𝐌 𝐀 𝐓 𝐀 - 𝐗 𝐏 𝐎 𝐒 𝐓
Tiada Kebenaran Yang Mendua
Bola dunia MataXPOST
MENU Jumat, 23 Okt 2026
x

Penggerebekan di Sail, Polda Riau Amankan 2,1 Kg Sabu dan 284 Vape Getar

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Okt 2026 08:41

PEKANBARU — Informasi masyarakat kembali mengungkap dugaan peredaran narkotika di Kota Pekanbaru. Kali ini, tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau menyasar sebuah rumah di Jalan Hang Jebat I, Kecamatan Sail, pada Senin (05/10) Seorang pria berinisial IK (51) diamankan dalam operasi tersebut, bersama sabu seberat lebih dari dua kilogram dan ratusan cartridge berisi cairan yang diduga mengandung etomidate. (23/10)

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Putu Yudha Prawira membenarkan pengungkapan kasus itu. Menurutnya, petugas bergerak setelah menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu dan cartridge diduga etomidate di kawasan tersebut.

Penyelidikan kemudian dilakukan oleh tim di bawah pimpinan Kasubdit I Kompol Herman Pelani. Setelah mengumpulkan informasi, petugas mendatangi rumah IK dan melakukan penggeledahan dengan disaksikan warga setempat.

Dari lokasi, polisi menemukan dua bungkus plastik hitam berisi sabu dengan berat keseluruhan 2.112 gram atau sekitar 2,1 kilogram.

Petugas juga menyita 284 cartridge yang diduga mengandung etomidate dan satu unit telepon genggam. IK selanjutnya dibawa ke Mapolda Riau untuk menjalani pemeriksaan, termasuk tes urine dan pengujian laboratorium forensik.

Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan bahwa IK berperan sebagai penampung sekaligus pengedar secara eceran.

Polisi juga mendalami keterangan mengenai pasokan barang yang disebut berasal dari negara tetangga. Dua orang berinisial D dan A diduga menjadi pemasok dan kini telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Putu menegaskan, penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap jaringan di balik temuan tersebut. Aparat tidak hanya memburu kedua orang yang masuk daftar pencarian, tetapi juga berupaya menelusuri jalur distribusi barang terlarang itu.

“Kami masih terus melakukan pengembangan untuk menelusuri jalur distribusi serta memburu D dan A. Kami pastikan menindak tegas seluruh jaringan internasional yang terlibat,” tegas Putu, Kamis (22/10/2026).

Kasus ini menjadi perhatian karena barang bukti yang ditemukan mencakup sabu dalam jumlah kilogram serta ratusan cartridge dengan kandungan yang masih disebut sebagai dugaan etomidate. Informasi mengenai asal pasokan dari luar negeri juga menjadi aspek penting yang perlu dibuktikan melalui proses penyidikan.

Polda Riau menyebut pengungkapan tersebut merupakan bagian dari Operasi Sarang Narkoba (OSN), yang dilaksanakan untuk mendukung upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri.

Kini, pekerjaan aparat belum selesai. Penangkapan IK menjadi pintu masuk untuk menelusuri siapa saja yang terlibat, bagaimana barang tersebut masuk ke Pekanbaru, serta sejauh mana jaringan distribusinya beroperasi. Pengejaran terhadap D dan A diharapkan dapat membuka rantai pasokan yang lebih luas.

Bagi Mataxpost, keberhasilan pengungkapan perkara tidak semestinya hanya diukur dari jumlah barang bukti dan pelaku yang diamankan. Penelusuran pemasok, pembuktian jalur distribusi, serta pengungkapan jaringan di balik peredaran merupakan bagian penting agar penindakan benar-benar menyasar sumber persoalan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x