тαʝαм мєℓιнαт ƒαктα
𝐌 𝐀 𝐓 𝐀 - 𝐗 𝐏 𝐎 𝐒 𝐓
Tiada Kebenaran Yang Mendua
Bola dunia MataXPOST
MENU Jumat, 18 Sep 2026
x
.

Kabut Asap Karhutla dan Kemarau Melanda Riau, Rutan Siak Gelar Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama

waktu baca 3 menit
Jumat, 18 Sep 2026 17:23

SIAK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Siak Sri Indrapura melaksanakan Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama pada Jumat (18/9/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut digelar di lingkungan Rutan Siak sebagai tindak lanjut arahan pelaksanaan Shalat Istisqa’ pada satuan kerja pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan Shalat Istisqa’ berlangsung di tengah kondisi Riau yang masih menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kemarau, serta dampak kabut asap di sejumlah wilayah.

Kabupaten Siak menjadi salah satu daerah yang turut menghadapi persoalan karhutla. Hingga 11 September 2026, luas lahan yang terdampak karhutla di Kabupaten Siak dilaporkan mencapai sekitar 273 hektare.

Kondisi tersebut menjadi perhatian seiring cuaca yang relatif kering. Sebaran asap akibat karhutla juga dapat berdampak terhadap kualitas udara dan jarak pandang, tergantung lokasi titik api, kondisi angin, serta faktor atmosfer lainnya.

Dalam suasana tersebut, jajaran pegawai Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura mengikuti Shalat Istisqa’ dengan mengenakan busana bernuansa putih. Doa bersama menjadi momentum bagi jajaran Rutan Siak untuk memanjatkan doa memohon turunnya hujan sekaligus memperkuat kepedulian dan kebersamaan di tengah kondisi lingkungan yang menghadapi ancaman karhutla dan kekeringan.

Kepala Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Dedy Krihastoni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama di tengah kondisi kemarau dan dampak karhutla yang terjadi di Riau.

“Shalat Istisqa’ dan doa bersama ini merupakan bentuk ikhtiar kita bersama di tengah kondisi kemarau dan dampak karhutla yang terjadi di Riau. Kita berharap hujan segera turun sehingga dapat membantu mengurangi kondisi kering dan kabut asap serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Dedy.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian jajaran Rutan Siak dalam menjalankan tugas.

“Selain sebagai bentuk ikhtiar, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian jajaran Rutan Siak. Kami berharap seluruh jajaran tetap menjaga kekompakan dan terus menjalankan tugas pemasyarakatan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan terkait arahan pelaksanaan Shalat Istisqa’ pada satuan kerja pemasyarakatan.

Melalui kegiatan tersebut, jajaran Rutan Siak menunjukkan kebersamaan dalam menjalankan arahan pimpinan sekaligus mempererat silaturahmi antarpegawai. Shalat Istisqa’ dan doa bersama juga menjadi sarana untuk membangun suasana kerja yang harmonis, menjaga kekompakan, serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat.

Di tengah ancaman karhutla dan kondisi kemarau yang masih berlangsung, jajaran Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura berharap hujan segera turun. Selain menjadi bagian dari ikhtiar secara spiritual, turunnya hujan diharapkan dapat membantu mengurangi kondisi kering dan dampak kabut asap serta mendukung upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x