


Siak Sri Indrapura,- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Siak Sri Indrapura melaksanakan kegiatan pembaretan bagi enam Aparatur Sipil Negara (ASN) Angkatan 2025 sebagai bagian dari pembinaan fisik, mental, kedisiplinan, dan penguatan integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan pemasyarakatan. (20/10)


Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Rutan Siak, Dedy Krihastoni, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Hafidz Syukri Hamdani, Kepala Subseksi Pengelolaan, Juniarti, serta Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Okta Adi Putra.
Enam peserta pembaretan ASN Angkatan 2025 tersebut terdiri atas Sefrian Harlin, Lulu Fara Khairunisa, Davi Yansi Alfarizi, Remita Febiole, Muhammad Adju Wesa, dan Diva Khairul Raziqin.
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan pembinaan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, ketangguhan, solidaritas, dan tanggung jawab sebagai bekal dalam melaksanakan tugas di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, pembinaan fisik dipandu oleh anggota Kodim Siak. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk melatih ketahanan fisik, membangun kesiapan mental, serta menumbuhkan kemampuan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.

Melalui pembinaan ini, peserta diharapkan mampu memahami pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap arahan, dan kesiapan diri dalam menjalankan tugas kedinasan.
Selain pembinaan fisik, para peserta juga mengikuti kegiatan yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Mereka diarahkan untuk saling memeriksa kondisi rekan, memastikan satu sama lain tetap dalam keadaan baik, serta berbagi air minum selama kegiatan berlangsung.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari penanaman sikap saling menjaga, memperhatikan keselamatan, dan membangun solidaritas di antara sesama peserta.
Kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama menggunakan ompreng. Momen ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan yang menanamkan kedisiplinan dan kebersamaan. Melalui aktivitas sederhana tersebut, peserta diajak untuk membangun kekompakan serta memahami bahwa kerja sama dan kepedulian merupakan unsur penting dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari satu kesatuan.
Selanjutnya, peserta mengikuti prosesi penyiraman air bunga sebagai salah satu tahapan dalam rangkaian pembaretan. Prosesi ini menjadi bagian dari kegiatan yang menandai perjalanan para peserta dalam mengikuti pembinaan menuju penguatan komitmen dan tanggung jawab dalam pengabdian.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar ASN Angkatan 2025. Dalam prosesi tersebut, para peserta menyatakan komitmen untuk menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi integritas, kedisiplinan, loyalitas, dan tanggung jawab.
Pembacaan ikrar juga disertai dengan prosesi mencium Bendera Merah Putih dan bendera instansi sebagai bentuk penghormatan terhadap bangsa dan negara serta simbol komitmen dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Puncak kegiatan ditandai dengan pemasangan baret kepada enam peserta pembaretan ASN Angkatan 2025. Prosesi ini menjadi bagian penting dari keseluruhan rangkaian kegiatan, sekaligus menandai berakhirnya tahapan pembaretan yang telah diikuti para peserta. Pemasangan baret juga mengandung makna tanggung jawab, kedisiplinan, dan komitmen untuk menjaga kehormatan serta nama baik institusi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kepala Rutan Siak, Dedy Krihastoni, bersama jajaran pejabat struktural yang mendampingi kegiatan tersebut turut menjadi bagian dari pelaksanaan pembaretan. Keterlibatan pimpinan diharapkan memperkuat pembinaan dan penanaman nilai-nilai kedinasan bagi ASN Angkatan 2025 agar dapat menjalankan tugas secara profesional serta berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.
Melalui kegiatan pembaretan ini, Rutan Siak menegaskan pentingnya membangun sumber daya manusia pemasyarakatan yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam melaksanakan tugas, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, disiplin, solidaritas, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dengan berakhirnya rangkaian pembaretan, keenam ASN Angkatan 2025 diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, serta terus menjaga komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Rutan Siak dan institusi pemasyarakatan.
Bunga Cantika


















.
.


Tidak ada komentar