[gnpub_google_news_follow]


Siak Sri Indrapura, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Siak Sri Indrapura terus mengoptimalkan pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan membaca dan mempelajari Al-Qur’an. (20/07)
Program ini menjadi salah satu upaya pembinaan spiritual untuk meningkatkan keimanan, membentuk karakter yang lebih baik, serta menumbuhkan harapan dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna.
Suasana khusyuk tampak saat warga binaan mengikuti pembelajaran Al-Qur’an. Dengan penuh semangat, mereka membaca ayat demi ayat, memperbaiki tajwid, serta mendalami makna yang terkandung di dalamnya.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman agama, tetapi juga menjadi sarana introspeksi diri agar mereka siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab.
Pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga menyentuh aspek mental dan spiritual.
Melalui pembelajaran Al-Qur’an, warga binaan didorong untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan menanamkan nilai-nilai kehidupan yang positif.
Kepala Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura menegaskan bahwa pembinaan keagamaan akan terus menjadi salah satu program prioritas dalam membentuk karakter warga binaan.
“Di balik tembok penjara selalu ada kesempatan untuk berubah. Al-Qur’an menjadi cahaya yang membimbing langkah mereka menuju kehidupan yang lebih baik. Kami berharap nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan selama menjalani masa pembinaan dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan, Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura berkomitmen menghadirkan proses pemasyarakatan yang humanis, dengan membekali warga binaan tidak hanya keterampilan, tetapi juga fondasi keimanan dan akhlak sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik.
#Kemenimipas #AgusAndrianto #SilmyKarim #DitjenPAS #Mashudi #GunGunGunawan #PemasyarakatanRiau

Tidak ada komentar