


KAMPAR — Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP bersama Delegasi 2nd People’s Defence Force (2PDF) Singapore Army meninjau berbagai sarana, prasarana, serta inovasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Professional Interaction Program (PIP) antara Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan Singapore Army. Program ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan kerja sama, bertukar pengalaman, serta berbagi pengetahuan, khususnya dalam penanggulangan bencana dan pembinaan teritorial.

Delegasi Singapore Army dipimpin COL Muhammad Helmi Bin Khaswan, selaku Commander 2PDF/IDTF, bersama sejumlah perwira staf.
Setibanya di lokasi, rombongan meninjau berbagai alat dan perlengkapan yang digunakan dalam upaya pencegahan serta penanggulangan Karhutla di wilayah Riau.
Peninjauan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi Eco Patigeni, salah satu inovasi yang dikembangkan untuk mendukung pencegahan kebakaran dengan pendekatan yang ramah lingkungan.
Delegasi Singapore Army juga menyaksikan demonstrasi motor pemadam, yang dirancang untuk mendukung mobilitas personel dalam menjangkau lokasi dengan akses terbatas dan medan yang sulit dilalui kendaraan berukuran besar.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menjelaskan, keberhasilan penanganan Karhutla tidak hanya ditentukan oleh kesiapan personel, tetapi juga membutuhkan dukungan teknologi, inovasi, serta sinergi antarpihak.
“Kami terus memperkuat kemampuan satuan dan mengembangkan berbagai inovasi yang dapat mendukung upaya pencegahan maupun penanggulangan Karhutla. Kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar Agus Hadi Waluyo.
Sementara itu, COL Muhammad Helmi Bin Khaswan menyampaikan apresiasi terhadap berbagai upaya dan inovasi yang diperlihatkan Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penanaman pohon. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara TNI AD dan Singapore Army.
(Pendam XIX)

Tidak ada komentar