Begitu saya mau dipukul tetap saya mengelak dan menghindari pukulan nya, kalau saya tidak mengelah mungkin saya sudah kena pak, untung banyak melerai kami pak ungkap pak RT .
Saya minta kepada dinas pertanian kabupaten Siak, dan dinas pertanian provinsi Riau agar diselusuri hal terkait dana anggaran yang tidak sesuai kepada penerima kelompok tani palawija .
Didalam kejadian itu dengan keselamatan saya, saya tidak merasa nyaman, mungkin saya menghindar dulu dari kejadian ini demi keselamatan saya pak,” kata RT
“Sambung RT” padahal tujuan saya demi masyarakat kelompok tani pak, saya tidak terima yang mana anggaran dana kelompok tani tidak sesuai yang diterima, tentu saya selaku RT 01 mempertanyakan hal itu, mungkin kepala kampung tidak terima kepada saya,” jelas RT
“Selain itu tim awak media pun langsung ke tempat lahan kelompok tani itu dan menemui ketua kelompok beserta anggota kelompok tani ada empat orang saat ditemui dilokasi.
Ketua kelompok HASAN NUL HARIFIN kami ada terbagi dua kelompok yaitu satu kelompok tani semangka, satu kelompok tani cabe, jadi berjumlah lima kelompok semua pak, kalau ketua kelompok keseluruhan sayalah pak.
Terus dana anggaran untuk tanaman palawija tidak sesuai yang kami terima pak, Kalau kami hitung total secara global meteri sekitaran lebih kurang sekitar enam jutaan per kelompok, padahal mestinya tersalur kepada kami sekitar libelas juta rupiah pak,”Terang HASAN NUL HARIFIN
“Lagi HASAN NUL HARIFIN” disalurkan kepada kami mulai pupuk, obat-obatan, bibit , itu pun satu lempok itu ada empat orang anggota dan untuk dua jenis tanaman pak, jadi gimana kami menggunakan pupuk untuk tanaman kami baik obat-obatan pak, padahal anggaran untuk kelompok tani sangat besar.
Tapi tidak sesuai yang kami terima dari pemerintah kampung Tumang pak,” Sambung HASAN NUL HARIFIN.
“HASAN NUL HARIFIN” kami juga sangat berterimakasih atas ketegasan RT 01 pak SIREGAR bisa membantu kami membuka dana untuk kelompok kami ini pak.
Kami juga aprisiasi kepada pak RT 01 karna peduli sama kami, atas perhatian RT 01 pak SIREGAR , memberikan perhatian terkait anggaran yang tidak sesuai yang kami terima pak,” Ujar HASAN NUL HARIFIN.
“Tim awak media mencoba konfirmasi kepala kampung ABDUL MINAN PUTRA lewat seluler nomor tidak aktif, bukan sampai disitu saja, tim awak media mendatangi kantor kepala kampung. Namun kepala kampung tidak berada dikantor padahal masih jam kerja.
Perangkat kepala kampung itu pun sudah menghubungi ABDUL MINAN PUTRA tidak aktif juga, Kadus mencoba menghubungi atau mencari kepala kampung ABDUL MINAN PUTRA tak kunjung ketemu sampai tim awak media meninggalkan kantor tersebut.
Dengan ini kami meminta penegasan kepada bapak kapolres Siak baik tim audit baik bapak presiden Republik Indonesia baik jajaran tindak.
“, indrasyarial,s,”


































































































.

Tidak ada komentar