


BENGKALIS,— Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Zuri Duri, Kabupaten Bengkalis, Selasa malam, 27 Oktober 2026.
Pembukaan Musda dilakukan langsung oleh Ketua I DPD Partai Golkar Provinsi Riau, H. Yulisman. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Riau, H. Suparman; Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Riau, Parisman Ikhwan; Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bengkalis, Syahrial; serta jajaran pengurus Partai Golkar tingkat provinsi, kabupaten, dan kecamatan se-Kabupaten Bengkalis.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Kasmarni menegaskan bahwa Musda bukan sekadar forum pemilihan pemimpin dan pembentukan kepengurusan baru.
Lebih dari itu, Musda merupakan momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, memperkuat konsolidasi internal, menyatukan visi, serta merumuskan langkah strategis dalam menghadapi tantangan ke depan.
Menurutnya, Musda diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang berintegritas, visioner, dan mampu merangkul seluruh kader.

Kekuatan partai politik, lanjutnya, tidak hanya ditentukan oleh jumlah kursi yang dimiliki, tetapi juga oleh kedekatannya dengan masyarakat, kemampuan memperjuangkan aspirasi rakyat, serta kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.
“Untuk itu, mari kita jadikan Musda ini sebagai ruang adu gagasan, bukan ajang perpecahan, sebagai momentum memperkuat persaudaraan, bukan mempertajam perbedaan, serta sebagai jalan melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.
Kasmarni juga menyampaikan bahwa pembangunan Kabupaten Bengkalis tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah daerah semata. Dibutuhkan kebersamaan, kolaborasi, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik, dunia usaha, kalangan akademisi, tokoh masyarakat, pemuda, dan berbagai unsur lainnya.
Karena itu, ia mengajak keluarga besar Partai Golkar Kabupaten Bengkalis untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan.
Sinergi tersebut diharapkan dapat diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar.
“Kita boleh berbeda pandangan dalam politik, tetapi jangan berbeda komitmen dalam memajukan daerah dan menyejahterakan rakyat. Sebab, kepentingan masyarakat harus selalu berada di atas kepentingan kelompok,” tegasnya.
Bupati juga menekankan bahwa demokrasi yang matang bukanlah demokrasi yang menghilangkan perbedaan, melainkan demokrasi yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melahirkan gagasan dan solusi bagi kepentingan bersama.
Dalam konteks tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkalis senantiasa membuka ruang bagi kritik, masukan, dan gagasan konstruktif dari seluruh kekuatan politik.
Menurut Kasmarni, masukan yang disampaikan secara positif dan bertanggung jawab merupakan bagian penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pembangunan, serta memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
Kepada siapa pun yang nantinya memperoleh amanah memimpin Partai Golkar Kabupaten Bengkalis, Kasmarni berpesan agar menjadikan jabatan sebagai tanggung jawab dan kepemimpinan sebagai sarana pengabdian, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
Pemimpin terpilih diharapkan mampu merangkul seluruh kader, menjaga soliditas organisasi, serta menyusun dan menjalankan program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, kader yang belum memperoleh amanah diharapkan tetap memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan organisasi.
Menurutnya, dalam sebuah organisasi besar, hal terpenting bukan semata-mata siapa yang terpilih, melainkan bagaimana seluruh kader tetap menjaga kebersamaan dan bersatu dalam mencapai tujuan bersama.
“Ingat, kompetisi boleh berakhir, tetapi persaudaraan harus tetap terpelihara. Perbedaan pilihan jangan sampai menghilangkan kebersamaan,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Kasmarni kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mewujudkan daerah yang bermarwah, maju, sejahtera, serta unggul di Indonesia.
Ia menyampaikan bahwa pencapaian cita-cita tersebut membutuhkan kerja nyata, ketepatan dalam menentukan prioritas pembangunan, serta dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan mampu melampaui sekat-sekat politik, menyatukan gagasan, dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah.
Keberhasilan pembangunan, lanjutnya, bukan hanya menjadi keberhasilan pemerintah daerah atau partai politik tertentu, melainkan keberhasilan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, berbagai program pembangunan diharapkan dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat secara merata kepada masyarakat.
Mengakhiri sambutan tertulisnya, Kasmarni menyampaikan ucapan selamat melaksanakan Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bengkalis Tahun 2026.
Ia berharap Musda tersebut menghasilkan keputusan yang bijaksana, melahirkan kepemimpinan yang amanah, serta merumuskan program kerja yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Turut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis M. Arsya Fadillah, serta sejumlah anggota DPRD, yakni Ibra Teguh, Samsu Dalimunthe, Bobi Kurniawan, Muhammad Asrul, Ahmad Husein, Fakhtiar Qodri, Yung Sanusi, dan Dapot Hutagalung.
Hadir pula Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis Suwarto, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis Agus Sofyan, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, serta Camat Pinggir Zama Riko Dakanahay.
(Diskominfotik)

Tidak ada komentar