тαʝαм мєℓιнαт ƒαктα
𝐌 𝐀 𝐓 𝐀 - 𝐗 𝐏 𝐎 𝐒 𝐓
Tiada Kebenaran Yang Mendua
Bola dunia MataXPOST
MENU Jumat, 02 Okt 2026
x

Kapolri Terlama Akhirnya Bergeser, Suyudi Ario Seto Disiapkan Pimpin Polri

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Okt 2026 14:35

JAKARTA,- Setelah memimpin Korps Bhayangkara sejak Januari 2021, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo akhirnya bergeser dari kursi Kapolri. DPR RI pada Kamis (1/10/2026) menyetujui pengangkatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru.

Keputusan itu diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI setelah Komisi III sebelumnya menyetujui Suyudi secara aklamasi dalam proses uji kelayakan dan kepatutan.

Pergantian tersebut bermula dari Surat Presiden Nomor R-57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026. Surat itu berisi usulan pemberhentian Listyo Sigit dari jabatan Kapolri sekaligus pengangkatan calon Kapolri baru.

Proses pergantian berlangsung sangat cepat. Dalam hitungan satu hari, surat Presiden diterima DPR, Komisi III menggelar uji kelayakan dan kepatutan, kemudian hasilnya dibawa ke rapat paripurna hingga akhirnya mendapat persetujuan.

Dalam sidang paripurna, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta persetujuan anggota dewan atas pengangkatan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Persetujuan diberikan dan ditandai dengan ketukan palu.

Pada saat yang sama, DPR juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri.

Menariknya, pada pagi hari yang sama, Listyo Sigit masih menjalankan tugas kenegaraan mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Transisi pucuk pimpinan Polri kemudian bergerak pada hari yang sama. Ketua DPR menyampaikan bahwa pelantikan calon Kapolri baru dijadwalkan setelah proses persetujuan DPR selesai.

Sosok yang dipilih menggantikan Listyo adalah Suyudi Ario Seto, perwira tinggi Polri yang sebelum diajukan sebagai Kapolri menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional.

Dalam pemaparannya di hadapan Komisi III, Suyudi menyampaikan arah kepemimpinannya akan menempatkan Polri dalam agenda penguatan keamanan, kepastian hukum, pemberantasan korupsi dan narkoba, serta perlindungan masyarakat.

Ia juga menegaskan Polri tetap bekerja sesuai kewenangan institusi dan tidak mengambil alih fungsi kementerian maupun lembaga negara lainnya.

Dengan keputusan DPR tersebut, era Listyo Sigit di pucuk pimpinan Polri memasuki tahap akhir. Tongkat komando selanjutnya beralih kepada Suyudi Ario Seto setelah proses pengangkatan dan pelantikan oleh Presiden selesai.

Pergantian ini bukan sekadar pergantian nama di kursi Kapolri. Perhatian publik kini akan tertuju pada arah kebijakan Suyudi, susunan pimpinan Polri berikutnya, serta bagaimana ia menerjemahkan janji reformasi dan penegakan hukum yang disampaikannya di hadapan DPR.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x