Network
𝐌 𝐀 𝐓 𝐀 - 𝐗 𝐏 𝐎 𝐒 𝐓
Tiada Kebenaran Yang Mendua
Bola dunia MataXPOST
MENU Minggu, 01 Nov 2026
x

Kepemimpinan Afni – Syamsurizal Akan Membawa Perubahan Diragukan Sejumlah Kalangan Aktivis

waktu baca 5 menit
Sabtu, 7 Des 2024 22:04

Mataxpost | Siak – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Siak telah selesai melakukan rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau, bupati dan wakil bupati Siak di Gedung Kesenian Siak yang digelar sejak Selasa (3/12/2024) kemarin.

Hasil pleno itu menyatakan pasangan calon nomor urut 2, Afni-Syamsurizal sebagai peraih suara tertinggi di pemilihan kepala daerah Kabupaten Siak 2024. (08/12/2024)

Saat ini muncul berbagai keraguan dari kalangan aktivis di Riau atas terpilih nya Afni- Syamsurizal, menurut mereka dua calon pemimpin Siak yang akan dilantik bulan Februari 2025 mendatang dinilai akan sulit mewujudkan semua program program yang dijadikan sebagai janji politik disaat mereka berkampanye di tengah masyarakat, dan dinilai takkan ada perubahan, praktek dugaan KKN akan terus berjalan untuk menggerogoti APBD Siak.

Keraguan itu bukan tidak berdasar, banyak nya proyek proyek mangkrak yang diwariskan oleh eks Bupati Alfedri maupun eks Bupati terdahulu, serta tokoh tokoh  pendukung dibelakang Afni -Syamsurizal dinilai sejumlah aktivis ada sederet nama pejabat eksekutif maupun legislatif yang diduga sebagai “Pelaku Koruptor” dan tokoh “pemain lama” yang disebut oleh berbagai kalangan adalah para Mafia di kabupaten Siak dan juga ada oknum pengusaha pemilik modal alias Banker, yang punya kekuatan bisa mengatur setiap kebijakan pemerintah kabupaten Siak dengan sesuka hatinya. Tersiar kabar sedari dulu Pemerintahan Kabupaten Siak akan selalu diatur oleh pengusaha tersebut karena diduga dia pemilik modal untuk para pejabat dalam hal apapun termasuk pemodal pejabat yang akan maju dalam pileg maupun pilkada di kabupaten Siak

Disini Tim “X” Post akan merangkum dari berbagai media online serta narasumber lainnya terkait permainan dari oknum yang dianggap Para Mafia di Pemerintahan Kabupaten Siak, Mahasiswa serta aktivis Aliansi Pemuda Riau, dan Aliansi Masyarakat dan Pemuda Riau, dan beberapa aktivis yang tak mau disebut namanya.

Mahasiswa dan aktivis Aliansi Pemuda Riau pada tahun 2022 yang lalu sudah beberapa kalinya melakukan demonstrasi di depan kantor Kejaksaan tinggi Riau, dalam aksi damai tersebut terungkap ada berbagai dugaan penyelewengan anggaran APBD Siak, isu dugaan Mafia Tanah, dugaan mega korupsi yang melibatkan pejabat dilingkungan pemkab siak dan DPRD Siak ni juga sudah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Riau, cuma sampai saat sekarang tidak ada satupun kabar kejelasan nya.

Berikut beberapa laporan dugaan korupsi di Pemkab Siak dan DPRD Siak ;

  1. Dugaan monopoli proyek dan dugaan gratifikasi/suap sebesar Rp9 miliar atas pekerjaan proyek pembagunan gudang milik BUMD yakni PT Bumi Siak Pusako (BSP) , Dugaan gratifikasi atau uang suap senilai 9 miliar yang diterima oleh Bupati Alfedri dan anak buahnya Kadis PU Irving Kahar serta petinggi PT BSP.

  2. Dugaan monopoli dan gratifikasi pembangunan gedung PT BSP senilai Rp87 miliar yang dilakukan oleh Riky Hariansyah selaku Sekretaris PT BSP.

  3. Dugaan alih fungsi lahan yang awalnya diperuntukkan untuk perumahan rakyat bersubsidi atau diperuntukkan untuk masyarakat menengah kebawah yang menjadi perumahan mewah. Perbup (Peraturan Bupati, Red) yang sudah dibuat, diduga telah diubah untuk menjadi perumahan mewah.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x