[gnpub_google_news_follow]



Riau,- Bukan kemewahan yang menjadi sorotan. Di Gedung Kaharuddin Nasution, Makodam XIX Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Senin (10/8/2026), peringatan HUT ke-1 Kodam XIX Tuanku Tambusai berlangsung sederhana, namun sarat makna. (10/08)
Sejumlah tokoh dan pejabat daerah hadir menyaksikan satu tahun perjalanan pengabdian prajurit bersama rakyat.


Dimulai pukul 09.00 WIB, rangkaian syukuran mengusung tema “Manunggal Bersama Rakyat, Mengabdi untuk Negeri”. Kegiatan dihadiri Forkopimda Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, Forkopimda kabupaten/kota se-wilayah Riau, para pejabat utama Kodam XIX Tuanku Tambusai, serta jajaran.


Ketangkasan prajurit membuka rangkaian acara melalui penampilan pencak silat militer. Suasana kemudian berubah reflektif ketika layar menampilkan kaleidoskop perjalanan pengabdian selama satu tahun.
Beragam karya dan pengabdian prajurit tersaji dalam rangkaian gambar, membawa para tamu menyusuri perjalanan sejak awal berdirinya Kodam XIX Tuanku Tambusai.

Kesaksian Forkopimda dan tokoh masyarakat melalui video testimoni turut memperkuat satu pesan: pengabdian tidak berhenti di markas, tetapi hadir dan dirasakan di tengah kehidupan masyarakat.
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo menegaskan, perjalanan satu tahun bukan sekadar hitungan waktu, melainkan pijakan untuk menghadirkan pengabdian yang semakin nyata bagi masyarakat dan negara.

Momentum syukuran semakin bermakna dengan pemberian penghargaan kepada prajurit berprestasi, pemenang lomba jurnalistik antarsatuan, serta pemenang lomba kreasi Persit.
Kejutan turut hadir melalui penghargaan berupa ibadah umrah bagi prajurit yang mengabdikan diri di daerah terpencil. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka di medan tugas.
Mewakili tamu undangan, Plt. Gubernur Riau menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kontribusi jajaran Kodam XIX Tuanku Tambusai dalam menjaga kondusivitas serta mendukung pembangunan daerah.
Tanpa kemeriahan berlebihan, acara ditutup dengan penampilan Tambusai Band dan ramah tamah.
Sederhana dalam kemasan, kuat dalam pesan: satu tahun telah berlalu, namun pengabdian bersama rakyat terus dilanjutkan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Pendam XIX)
Ade Monchai





























.
.
.


Tidak ada komentar