тαʝαм мєℓιнαт ƒαктα
𝐌 𝐀 𝐓 𝐀 - 𝐗 𝐏 𝐎 𝐒 𝐓
Tiada Kebenaran Yang Mendua
Bola dunia MataXPOST
MENU Minggu, 27 Sep 2026
x
.

Jaksa Agung Mutasi 16 Pejabat dan 10 Kajari Berganti

waktu baca 3 menit
Minggu, 27 Sep 2026 20:23

JAKARTA, – Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin merotasi 16 pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Mutasi tersebut turut mengubah posisi 10 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di sejumlah daerah. (27/09)

Rotasi itu tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor Kep-IV-10422/C/09/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.

Keputusan tersebut ditetapkan pada 22 September 2026 dan ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna membenarkan adanya rotasi tersebut.

“Benar,” kata Anang saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026).

Berdasarkan keputusan tersebut, 16 pejabat mendapatkan penugasan baru, baik melalui pergantian posisi Kajari maupun perpindahan ke sejumlah jabatan struktural di lingkungan Kejagung dan kejaksaan tinggi.

Berikut daftar lengkapnya:

1. La Kanna, dari Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jampidum Kejagung menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Palopo.

2. Antonius Despinola, dari Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat menjadi Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jampidum Kejagung.

3. Oktafian Syah Effendi, dari Asisten Intelijen Kejati Riau menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

4. Fitriansyah Akbar, dari Kepala Kejaksaan Negeri Banjarnegara menjadi Asisten Intelijen Kejati Riau.

5. Sulasman, dari Kepala Kejaksaan Negeri Sambas menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Banjarnegara.

6. Efrivel, dari Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Barat Daya menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Sambas.

7. Yafeth Ruben Bonai, dari Koordinator Kejati Gorontalo menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Barat Daya.

8. Fithrah, dari Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset Badan Pemulihan Aset Kejagung menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi.

9. Marcelo Bellah, dari Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menjadi Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset Badan Pemulihan Aset Kejagung.

10. Armen Wijaya, dari Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jampidsus Kejagung menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

11. Agus Setiadi, dari Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Jawa Barat menjadi Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jampidsus Kejagung.

12. Syahrul Juaksha Subuki, dari Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara menjadi Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Jawa Barat.

13. Roy Riady, dari Asisten Pemulihan Aset Kejati Lampung menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

14. Rudhy Parhusip, dari Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu menjadi Asisten Pemulihan Aset Kejati Lampung.

15. Kristanto Trinoviandri, dari Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu.

16. Safri Abdul Muin, dari Kepala Bagian Tata Usaha Kejati Maluku Utara menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai.

Rotasi tersebut mencakup sejumlah wilayah, antara lain Riau, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Maluku, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, dan Sumatera Selatan.

Dengan mutasi ini, sejumlah jabatan Kajari mengalami pergantian, di antaranya Kajari Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Palopo, Banjarnegara, Sambas, Maluku Barat Daya, Bukittinggi, Ogan Komering Ulu, dan Kepulauan Morotai.

(Redaksi MataXpost)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x